Posted by: moes | September 4, 2008

Lagu Religi di Bulan Suci

ku sadari akhirnya kerapuhan imanku
telah membawa jiwa dan ragaku
ke dalam dunia yg tak tentu arah

ku sadari akhirnya Kau tiada duanya
tempat memohon beraneka pinta
tempat berlindung dari segala mara bahaya

reff:

oh Tuhan mohon ampun
atas dosa dan dosa selama ini
aku tak menjalankan perintahMu
tak pedulikan namaMu
tenggelam melupakan diriMu

oh Tuhan mohon ampun
atas dosa dan dosa sempatkanlah
aku bertobat hidup di jalanmu
tuk penuhi kewajibanku
sebelum tutup usia kembali padaMu
oh kembali padamu ohhh

(lirik “akhirnya” dari Album Raihlah Kemenangan : GiGi)

Lirik lagu di atas yang diaransemen ulang oleh GiGi dengan sangat apik secara langsung atau tidak langsung telah menjadi salah satu inspirasi saya dalam menjalani hidup ini (thanks to GiGi).

Saat ini sudah banyak lagu religi yang diluncurkan termasuk oleh band-band atau penyanyi yang tidak biasa. Tidak biasa maksudnya mereka pada bulan di luar Ramadhan biasanya menyanyikan lagu-lagu yang umum seputar cinta dan cinta lagi. Namun ketika Ramadhan datang, mereka meluncurkan album bertitel religi. Grup band yang cukup ternama di jajaran ini ada GiGi dengan “Jalan Kebenaran”, Ungu dengan “Aku dan Tuhanku” disusul pendatang baru Vagetoz, D’Massiv dan lain-lain. Web-web penyedia mp3 gratisan pun diserbu oleh para fans yang ingin men-download lagu-lagu mereka, mungkin hanya sebagian kecil saja diantara mereka yang membeli kaset dan cd asli.

Fenomena ramainya album religi tentu patut kita apresiasi, bangga dan bersyukur. Mereka para anggota band (pencipta) atau penyanyi mau meluangkan waktu mereka untuk bertanya pada hatinya, merenung, merangkai kata, menyusun lirik dan nada-nada, mengerahkan seluruh energi dan keahliannya sehingga tercipta lagu-lagu yang harmonis, enak di dengar, menjadi inpirasi bagi yang mendengarnya, dan bahkan menjadi ide pencerahan. Lagu-lagu mereka pun diperdengarkan di berbagai tempat baik di handphone sebagai ringtone, nada sambung, di kamar, di rumah, di mobil, di mall sampai pada sebuah panggung konser ngabuburit. Suasana Ramadhan pun bertambah semarak dan terasa dekat dengan hadirnya lagu-lagu mereka.

Akan tetapi dibalik itu semua kita tentu berharap bahwa munculnya lagu-lagu religi tidak sekedar mengikuti selera pasar, mengikuti permintaan produser atau sekedar ikut-ikutan tren dan alasan pundi-pundi uang semata. Kita berharap Ramadhan benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kita kepada Allah dan bisa menjaganya pada bulan-bulan selanjutnya. Mereka para anggota band atau penyanyi yang memiliki fans demikian banyak, tentu mempunyai andil besar dalam memberikan contoh teladan kepada fans nya. Kalo ketika Ramadhan mereka berbaju taqwa rapih, berjilbab anggun menutup aurat, maka bagaimana setelah Ramadhan kelak?  Mungkin akan banyak alasan untuk ini, seperti tuntutan profesi, skenario, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi atau momentumnya serta alasan lainnya.

Lalu bagaimanakah efek dari itu semua terhadap para musisi religi sendiri (yang tak biasa) dan para fans nya?
Adakah perubahan sikap setelah Ramadhan, adakah kemantapan hati untuk menjaga semangat Ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya?

Ataukah Ramadhan hanya sebagai ritual tahunan belaka, untuk kemudian kembali biasa pada bulan-bulan selanjutnya?

Kalo Ramadhan sibuk dengan lirik memuji Ilahi,
setelah Ramadhan liriknya memuji selingkuhan hati

Kalo Ramadhan video klipnya berpeci,
setelah ramadhan videoklipnya memeluk puteri yang bukan istri

Kita (saya lebih tepatnya) berharap hal-hal berikut ini mudah-mudahan tidak akan terjadi:

Pada Bulan Ramadhan rame-rame menutup aurat,
setelah Ramadhan mengumbar syahwat
Pada Bulan Ramadhan rame-rame bertobat,
setelah Ramadhan kembali maksiat
Pada Bulan Ramadhan rame-rame tadarus,
setelah Ramadhan Ibadah tak lagi tulus


Dan kalo saja hal diatas terjadi, Bagaimanakah hasil Ramadhan kita?  Sukseskah Ramadhan kita?

Yaa Allah, berilah hamba kekuatan untuk menjalankan syaum ini dengan penuh keimanan dan keikhlasan padaMu, dan Tuntunlah hamba untuk senantiasa Istiqomah di JalanMu


Responses

  1. selamat puasa ya Pak…

  2. HHhmm … ini benar sekali …
    Jangan sampai kita terjerat Euphoria sesaat saja ya pak …
    seharusnya spirit Ramadhan itu harus setiap hari sepanjang tahun ya pak … (walau tidak berpuasa makan dan minum…)

  3. men”amin”kan line terakhir,semo9a kita teutep istiqomah,menjadikan ramadhan sebagi pembekalan diri untuk 11 bln selanjutnya,yupz..bener tuch klu pas ramadhan semuamya serba mendadak ramadhan[nenyo pinjem istilahnya yakh?] mule dr lagu,baju,sikap dll..setelah ramadhan kembali ke asal..hmm..

  4. tanda tanda kalau bulan suci ini mensucikan kita adalah sikap puasa ini akan terbawa untuk sebelas bulan mendatang …. jadi ini ajang belajar.

  5. lagu religi ku REM – loosing my religion.. eh.. bukan bukan..😛 nice song, tapi belom pernah denger..
    salam kenal mas..

  6. Setuju dengan koment di atas, kalau kita lulus karena tulus di bulan puasa ini, maka hal itu akan tercermin pada tabiat dan perilaku kita di sebelas bulan selepas Ramadhan. Semoga kita semua berhasil memperoleh predikat taqwa itu.

  7. Selamat Ramadahan ya mas, semoga engkau mendapat kan berkah yang tak terhingga di ramadhan ini ….

  8. Salam

    selamat menunaikan ibadah puasa ,semoga menjadi tambah semangat dan semangat

    semoga segala langkah laku kita selalu di Ridzoi Tuhan .

  9. Hai, akaldanhati….

    Itulah yang jadi pertanyaan saya di blog kapan hari kan? Setelah tiga puluh hari itu usai.. lantas apa? Kembali lagi ke masa-masa sebelumnya? Atau bisakah kita istiqomah saja tanpa peduli ini adalah bulan Ramadhan atau bulan lainnya?

    Soal band dan lagu religinya…
    Kalau saya bilang, mereka adalah salah satu corong yang tepat untuk mengajak kita berbuat baik… Karena selebritis selalu dilihat, bahkan seringkali tindakan mereka banyak dijadikan contoh suri tauladan.

    Semoga yang baik-baik saja yang mereka contohkan…
    Dan kalau mereka mencontohkan hal yang buruk… semoga kita, yang mungkin menggemarinya, bisa jauh lebih dewasa dalam menyikapinya….

    Hey,
    maaf komen saya kepanjangan!🙂

  10. @all,
    terimakasih, aamiin

    @jeunglala..

    Semoga kita bisa lebih dewasa..

    lanjutkan, gpp ko 🙂

  11. aku kok masih suka SURGAMU punya ungu yah, heheheh
    selamat ramdhan,
    jabat erat!

  12. ..wah, lirik yg tertulis mengenai ketika dan setelah ramadhan itu, ‘nemu’ dimana ? .. hi hi.. santri yg ‘mbeling tuh yg bikin.. di satu sisi, menggambarkan ‘fenomena Ramadhan’, di sisi lain, kejadian yg mungkin terjadi secara nyata di masyarakat..

  13. lumayan lah mas.. sebulan beribadah..drpd gak sama sekali.. Sebulan pake peci..sisanya meluk orang lain.. hihihi…

  14. semoga lagu2 religi itu menyentuh kita dan juga amalan2 kita juga semakin banyak.

  15. lagi ngetrend mbak😀

  16. @ariefdj™

    waduh mas.. kalo masalah ngutip, tanya mbah google de…🙂 krn perasaan itu asli keluar begitu aja.. nemuin di diri sendiri🙂

    kalo santri mbeling apa artinya ya?

    @fanz🙂 anda orang pertama yg coment dg sapaan “mbak”
    btw thanks for commenting

  17. insyaallah,mbakhehehe..

  18. lagu religi
    menjamur di bulan suci

    lagu religi
    tetapkan terdengar di sini🙂

  19. Kalo Ramadhan sibuk dengan lirik memuji Ilahi,
    setelah Ramadhan liriknya memuji selingkuhan hati

    Kalo Ramadhan video klipnya berpeci,
    setelah ramadhan videoklipnya memeluk puteri yang bukan istri

    perumpamaan yang pas. kayaknya demikian yang kita lihat.
    apa semua panggung sandiwara?

  20. Aku ingin masuk surga

  21. suasananya pas untuk lagu religi.

  22. Jadi inget sama berbagai ‘poster’ untuk menutup aurat di kampus…hm..

  23. IMHO

    Tanpa mengurangi rasa hormat dengan band2 yang niatnya tulus menyemarakkan bulan Ramadhan, saya belum menemukan band yang liriknya sekuat bimbo, atau raihan. Lirik lagu religiusnya terkesan datar.

    Mungkin, biar mudah dicerna dan gak terlalu berat2 amat. Allahu’alam.

  24. mudah-mudahan tetap istiqomah dan exist di sini, istiqomah setidaknya sampai bertemu kembali dengan Ramadhan tahun depan ,…….🙂

  25. paling ga tetep salut dgn band2 yg mo meramaikan suasana ramadhan dgn lagu2 islami mrk, meski kesannya ikut2an. tp paling ga mrk udah usaha🙂

  26. Maklum aja kalo band-band juga berubah setelah puasa…. mereka kan hanya bersandiwara di atas panggung untuk hiburan belaka!

  27. Banyak manusia banyak ragamnya, yang penting di Ramadhan ini kita berlatih diri menjadi Muslim untuk seterusnya. Amin.

  28. Hmm.. Lagu “cinta yang tulus” (Alm) Gito Rollies feat. GIGI juga bagus.. Lyrics, musik, soulnya jg dapet…

  29. agak kecewa dan miris juga ketika beberapa hari lalu,
    melihat acara liveshow musik2 religi seperti ini,
    tapi penontonnya bergoyang tidak bedanya seperti menonton konser metal yang lain, pada loncat2, jingkrak2 ga karuan.

    Padahal liriknya harusnya mampu menyentuh hati mereka.

    entahlah apa ini bisa dikatakan masih lebih baik atau tidak…

    ach.. saya tidak mengerti…

  30. aku suka banget lho lagu itu, apalagi dengerinnya pas mau bobok hmmmm…..

  31. lagu meditative Medwyn Godall bisa menambah keheningan batin selama Ramadhan lho, terlebih Heavenly Retreat…
    .
    Yah, lagu-pun bisa memberi manfaat positif…

  32. PAsang surutnya iman bisa saja terjadi, yang terpenting menjaga agar niat selalu hadir untuk menjadi lebih baik….

  33. “Yaa Allah, berilah hamba kekuatan untuk menjalankan syaum ini dengan penuh keimanan dan keikhlasan padaMu, dan Tuntunlah hamba untuk senantiasa Istiqomah di JalanMu” <—- Amin… Ya.. Robbal Alamin🙂

    Kunjungan Balik Salam kenal juga🙂

  34. aminnnnnnn… btw lagu2 religinya boleh jg dimainkan sambil menunggu buka… hehehe

  35. Belum nulis lagi yah … udah tiga kali kesini hari ini🙂

  36. “Kalo Ramadhan video klipnya berpeci,
    setelah ramadhan videoklipnya memeluk puteri yang bukan istri”

    >>> pengamat jempolan…!
    >>> semoga kita tidak mencontoh hal-hal yang demikian
    >>> jaga hati, jaga kata, dan jaga sikap
    >>> Okeh?!🙂

  37. Liriknya bagus, enak di dengar juga..

  38. Ramadhan ini luar biasa. Tuhan betul-betul ‘cuci gudang’. Siapa pun boleh mengambil manfaat khidmat Ramadhan. Termasuk para komponis dan artis. Namun, Tuhan juga tahu siapa ummat-Nya yang benar-benar ingin meraih taqwa, bukan harta apalagi sekadar tawa.

    Selamat mengeksplorasi Ramadhan asal di jalan Tuhan!

    Tabik!

  39. setidaknya lagu2 religi itu bisa memenuhi suasana batin saat berpuasa di bulan ramadhan. Sementara hari-hari biasa disibuki oleh lagu2 yang nuansanya lain.

    Nawaitu dari pemusik ya appresiasinya tersampaikan. Bikin lagu hot bisa, bikin lagu cinta bisa, bahkan religi juga bisa. Hal yang belum tentu bisa diikuti oleh para pakar lain semisal para kyai, romo, pendeta atau petinggi agama lain. Saya salut dengan refleksinya. menyentuh!

    Kalau masalah pendengar mau ikutan religius atau tidak, gak perlu diperdebatkan. Jangankan yang dakwah itu penyanyi, hatta fatwa MUI pun tidak sedikit orang agamawan sendiri tidak mengikuti..

    Eh jadi keceplosan panjang … maafkanlah😀
    maksudnya mau salam kenal eeh jadi salam tempel tulisan… sekali mohon maaf ya abis enak sih dibacanya postingan ini..😀

  40. ramadhan seharusnya adalah bulan madrasah. Sehingga menjadi bekal untuk menjalani 11 bulan berikutnya.

  41. ramadhan penuh rahmad

  42. saya pribadi salut untuk lirik2 seperti ini.
    juga lirik2 milik ebiet.
    tapi ketika itu dijadikan lagu dan dinyanyikan, hilanglah sudah semua rasa saya pada lirik2 itu.
    entahlah…
    ada yang berkata, seandainya di hari kiamat nanti dipisahkan yang haq dan yang batil, kira2 dimana tempat nyanyian dan musik itu berada….?
    ramadhan tahun ini…
    entahlah…
    apa aku bisa lebih baik?
    Alloh sudah memberi begitu banyak anugerah padaku, adakah aku mensyukurinya…?

  43. Semoga setelah Ramadhan selesai, kita bisa menjadi manusia yang lebih baik. Amin.

  44. ramadhan akan tiba lagi…. udah siapkah???? apa yang harus dipersiapkan…??? tentu fisik (kesehatan) dan juga mental kita…. ayo kita bersama-sama mendekatkan diri kepada Sang Pencipta!!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: