Posted by: moes | July 21, 2008

Perpisahan tanpa pertemuan

Dulu.. ketika dia minjem buku saya, kami bertemu di jalan untuk memberikan buku yang dia pinjem. Kemarin dia mau mengembalikan buku dan seolah mau mengulang waktu peminjaman, namun tidak. Buku yang dia pinjem akhirnya dia lemparkan ke belakang pagar rumah karena hari sudah smakin malam, dan saya masih di jalan. Akhirnya kami tidak sempat bertemu.

Sebegitu bencinyakah dia pada diri ini? hingga tak mau menunggu untuk bertemu. Ataukah memang apa yang pernah ku khawatirkan telah terjadi padanya?

Aku khawatir ketika dia mulai berubah, ketika dia tidak lagi seperti yang aku kenal dulu..

Tutur katanya yang penuh mutiara, seperti hilang
semangat dan nasihatnya tak tertangkap

auranya semakin redup

ahhh, kawan

aku rindu dirimu yang dulu…


Responses

  1. aku rindu dirimu yang dulu…

    ** nama saya disebut ** GR mode ON.

  2. yups,,, rindu🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: