Malam-malam ke depan sampai akhir bulan, hajatan piala eropa akan berlangsung. Dari sekian tim yang berlaga, yang membuatku tertarik untuk menonton adalah Belanda, Italia, Spanyol dan Portugal.
Kenapa hanya 4 tim yang dipilih?. Belanda karena ada Van Basten sebagai pelatihnya. Ia adalah figur pemain bola yang mengisi masa kecilku, ketika baru belajar sepakbola. Meski dari layar kaca hitam putih, saya masih ingat ketika ia bersama Ruud Gullit, dan frank Rijkard, menjadi trio Belanda dan Ac Milan meraih prestasi di klub dan Tim Nas. Van basten adalah striker terbaik yang saya tahu. Dia mempunyai skill yang mantap, tidak banyak gaya, dan kontroversi, tapi mempunyai prestasi yang tak dapat diragukan. Saking berbahayanya di kotak pinalti, ia sering dijatukan oleh para pemain belakang lawan. Bahkan tak jarang, takling yang berbahaya mencederai peraih 3 kali gelar pemain terbaik eropa ini. Yang pada akhirnya, ia harus pensiun dini dari sepak bola karena cedera yang berkepanjangan. Karenanya, saya ingin di helatan eropa ini ia bisa kembali tersenyum bahagia dengan menghantarkan tim asuhannya meraih gelar, seperti halnya 20 tahun silam ketika ia menjadi pemain.
Selanjutnya Italia. Tim ini menarik perhatian saya karena banyak pemain Ac Milan di sana. Meski usia mereka sudah udzur tapi kemampuan mereka masih bisa diperhitungkan. Andrea Pirlo, Gattuso dan Ambrosini, ditambah Zambrotta menghiasi skuad Azzuri. Meskipun pada pertandingan pertama harus kalah oleh Belanda, tapi Italia kemungkinan bisa bangkit dan lolos dari grup neraka ini.
Sementara itu, aksi fernando torres dan David Villa juga bikin saya penasaran. Mereka sosok striker yang saya kagumi. Meski skill mumpuni tapi tidak sombong. Mereka lebih menunjukkan prestasi daripada sensasi. Karenanya tim spanyol dengan Torres dan Villa punya kredit poin untuk disaksikan.
Terakhir adalah Portugal. Tim ini membuat penasaran karena ada Cristiano Ronaldo dan pelatih Scollari. Meski kurang suka dengan perangainya yang agak sombong, tapi skillnya memang pantas diacungi jempol. Sedangkan Scollari merupakan pelatih yang paling lama menukangi tim Portugal dibanding tim yang lain. Sehingga secara teknis, portugal sangat siap dan matang untuk bersaing dengan tim-tim yang lain yang notabene pelatihnya belum lama menukangi tim.
Sekian banyak daya tarik piala eropa melintas di pikiran saya, mengalahkan daya tarik indahnya tahajud di sepertiga malam. Padahal piala eropa tidak akan menghantarkan saya menuju tempat terindah kelak. Lalu kemana daya tarik tahajud?
Tahajud yang menjadi sarana komunikasi dengan Allah,
tahajud yang menjadi momen curhat pada sang Pemilik Jiwa,
tahajud yang menenangkan hati,
tahajud yang yang memompa semangat untuk meraih kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya,
tahajud yang menjadi tangga menapaki derajat kemuliaan diri
Astaghfirullohal adzhim…
Ya Allah, jangan sampai hal-hal yang tidak membawa aku mendekatiMu memenuhi aktivitasku.
Jangan sampai usahaku mendekatiMu kalah dengan hal yang sia-sia
Berikanlah aku kekuatan untuk senantiasa menjadikan jalanMu sebagai arah. Dan jauhkan aku dari yang dapat memalingkan aku dariMu.
aamiin.